/ Random

..and the reason is......

Saya percaya segala sesuatu yang terjadi pada diri saya ini karena suatu alasan. Ya, everything happens for a reason.
Minimal reason-nya adalah kita dapat belajar dari kejadian yang dialami itu. Sekali lagi, reasonnya adalah untuk belajar.

Misal dalam problematika kisah kasih dengan seseorang yang mendekati, ternyata si doi malah jadian sama yang lain.
Atau ketika sudah bilang sayang, ternyata malah menghilang tanpa jejak.
Hal-hal seperti di atas kan membuat seorang perempuan menjadi lebih tegar bagaikan karang yang dihempaskan ombak toh :))
Belajar bersikap kepada orang. Walau memang tidak berhasil kisah kasihnya, tapi kalau bertemu lagi dengan pihak tersebut tidak menjadi canggung. Malah banyak bercandanya, malah semakin akrab. Padahal dulu juga biasa saja kalau bertemu.
Cerita lain ketika sudah benar-benar dijauhkan dengan seseorang, yang dahulu sedekat genggaman jari, sekarang menjadi sejauh matahari-pluto. Kalau dijauhkan, alasannya adalah Tuhan memang memilihkan jalan untuk tidak dekat-dekat dengan orang jahat. Gitu kali ya...
Gak kok, saya ga curhat

Kejadian lainnya adalah saya alami selama 4 hari ini di minggu kedua Februari. Intinya apa yang saya dan atasan saya kejar selama 3 hari, ternyata tidak sesuai dengan kebutuhan nasabah. Kalau mau dipikir sedihnya sih, sedih banget. Saya cukup pontang-panting ke bagian sana-sini, bahkan sampai detik ini saya masih banyak hutang ke bagian-bagian lain (damn, mulai menyusun rencana mau ngapain aja buat besok ini). Legal, admin, operasional. whew banget. Apalagi pekerjaan saya lainnya banyak yang tertinggal, karena saya terpaksa meninggalkan meja selama 2 hari. Padahal pekejaan yang saya tinggal itu sepertinya malah bisa membuahkan sales. Dipikir jeleknya, pasti jelek banget karena ya tidak membuahkan hasil apa-apa. Untung saja ada kalimat : everything happens for a reason.

Everything happens for a reason itu seperti sebuah ungkapan yang "menyuruh" kita untuk terus berpikir positif dalam segala situasi. Mau seburuk apa pun kejadian yang kamu alami, atau bahkan membuat kamu mengumpat selama 3 menit sekali, tetap percaya semuanya ini pasti ada alasannya.
Kita harus mencari sisi baik dari kejadian yang menimpa kita itu. Kita harus mengambil pelajaran dan menganggap tidak semuanya sia-sia.

Mungkin dari kejadian di kantor saya selama 4 hari ini alasannya supaya saya lebih memahami apa itu Letter of Credit dan Bank Garansi.
Mungkin dengan kejadian ini saya jadi mengenal nasabah yang luar biasa baiknya, even sekeluarga semuanya baik.
Mungkin juga dengan kejadian ini membuat saya menjadi lebih dekat dengan orang-orang di kantor (dekat karena banyak pendingan kerjaan)
Mungkin dengan kejadian ini, saya bisa mengerjakan proposal mulai Jumat besok dengan lebih cepat.
Mungkin memang semua terjadi karena berbagai reason lainnya, yang masih belum ditemui dan diketahui oleh saya sendiri.

Kejadian dibuat untuk menempa mental dan pribadi. Tidak ada yang sia-sia. Cari alasan baiknya, gali terus sampai kejadian buruk tidak menjadi buruk. Berharapnya sih begitu

Termasuk, ketika kehujanan dalam jalan pulang ke rumah tadi. Damn it, I still hate rain :')

Well, at least today I made my driver happy because of Burger King. yay!

Brigitta Yolanda P. P.

Brigitta Yolanda P. P.

Not so talkative, but I try to write all my talks. Need coffee everyday and crazy about 'senja'. -b.yolanda28@gmail.com-

Read More