/ movie

Batman in 900 Words

who loves superheroes?
oh yes you do.. dengan film superhero Marvel yang rilis setiap tahunnya ditambah dengan DC yang ikutan membuat film layar lebar membuat penggemar superhero adaptasi komik Amerika bertambah banyak.

Marvel sendiri sangat sering sukses saat merilis film-film dengan superhero kebanggaannya sampai superhero yang orang awam pun baru dengar (macam Dr. Strange, si dukun ganteng itu). Kesuksesan film Marvel itu kebanyakan yang bekerja sama dengan Disney. Sedangkan DC Comics cukup payah dengan film buatan mereka. Mulai dari Man of Steel sampai Suicide Squad mendapat rating parah dari kritikus. walau ya walau Suicide Squad bisa dapat nominasi Oscar 2017 loh...

Padahal sejujurnya saya sangat amat sungguh benar-benar menyukai BATMAN! Batman, superhero keluaran DC Comics yang sudah difilmkan berulang kali, sejak tahun 80an sepertinya. Jadi rasanya sedih banget sih film Batman v Superman kemarin emang rasanya kok jelek banget. Walaupun sudah menurunkan ekspektasi bakal tidak akan sebagus Trilogi Dark Knight-nya Christopher Nolan, tapi tetep saja berasa ada supermassive black hole habis nonton BvS kemarin :')

Why do I love Batman? well, because he is Batman, there's no other reason :))
Batman itu merupakan superhero yang paling manusiawi di antara teman-temannya di Justice League. Batman itu paling pintar, bisa menjadi superhero karena dia yang berlatih dan berjuang sendiri walau diajarin sama musuhnya sih ya. Tapi tidak seperti yang lain, dapat kekuatan dari kesambar petir, atau memang karena mereka alien, atau karena dimodifikasi menjadi setengah robot. Batman murni seorang manusia yang cerdas, kaya, punya semangat juang tinggi (berlebihan).
Kalau saya nonton animasi keluaran DC Comics aslinya, terutama seri Justice League, listnya bisa lihat di sini, kelihatan banget memang otak penyelesaian semua ada di Batman. Batman digambarkan sangat rapuh sekaligus tangguh di Dark Knight Trilogy oleh Nolan. Namun terbaiknya adalah Batman tidak pernah berniat membunuh. Makanya pas di BvS ada adegan Batfleck nembakin pasukan sampai terlihat mati, rasanya patah hati.

Dengan dikecewakannya saya dengan kemunculan BvS dan Suicide Squad di layar lebar, ternyata tahun 2017 ini munculah The Lego Batman Movie. Kemunculan trailernya yang menggemaskan seperti di bawah ini membuat saya tidak sabar untuk menontonnya.

Lego Batman menampilkan sisi konyol dan mellow seorang Batman yang tidak mungkin ada di film-film lain. Batman konyol sepertinya cukup sulit ditemui di film maupun komik Batman manapun. Lima menit pertama sudah disuguhi dengan kemunculan Joker yang membajak sebuah pesawat, tapi pilotnya malah ga takut sama Joker karena percaya Batman akan muncul. Bom sana sini dan adu tembak dengan bunyi "ciuw ciuww je je ciuww" (like literally suaranya begitu dari mulut-mulut tokoh legonya), Gotham hampir hancur, tapi kemudian muncul sosok Batman dengan ajaib.
Kalau suka Batman, pasti udah inside screaming sih macam saya. Setelah berhasil, sekali lagi, menyelamatkan Gotham City dari cengkeremanan penjahat-penjahat Batman langsung dipuja-puja. Tidak seperti Batman seniornya, Batman Lego ini dadah-dadah ke fansnya dan bahkan memberikan souvenir.

Oh ya sebelum dadah-dadah sama fans, ada momen penting antara Batman dan Joker. Joker ingin diakui sebagai orang terpenting dalam hidup Batman. Musuh terpenting dan memiliki hubungan paling penting di antara orang dan penjahat lainnya.
Dengan ademnya Batman bilang : There's no us!

Film ini sebagian besar menceritakan the biggest Batman's fear yaitu to have a good (or bad) relationship with others. Terutama ketakutan untuk bergabung dalam sebuah keluarga. Batman sudah terbiasa menjadi penyendiri di Wayne's Manor nya dan Batcave nya. Batman dan Bruce Wayne sudah terbiasa bekerja sendiri, tidak mau diganggu, tidak akan bisa bekerja sama. Batman mengakui tidak tertarik dengan terjun dalam sebuah hubungan.

Namun semua berubah saat Komisaris Gordon diganti oleh anaknya Barbara Gordon dan tiba-tiba Joker memiliki rencana untuk menyerah dan masuk ke Arkham Asylum. Kemudian Batman pun menjadi jobless karena semua musuhnya hilang. Makin kesepianlah si Batman. Tapi Batman kekeuh tidak mengakui kalau Joker termasuk orang penting dalam hidupnya. Jobless, Batman mencari cara supaya bisa melakukan sesuatu supaya Joker tidak cuma di Arkham Asylum. Dengan bantuan Robin, yang secara tidak sengaja muncul jadi anak angkatnya Bruce, Batman mengambil sesuatu milik Superman.

Saat sampai di markas Superman ini, semakin terlihat sedih karena ternyata ada ulang tahun Justice League, tapi Batman tidak diundang. Terlihat memang Batman selalu senang bekerja sendiri, karena ya begitu :''D

Singkat cerita, terjadi sebuah problematika yang membuat Gotham City diserang oleh penjahat-penjahat dari seluruh kisah fantasi. Saya bilang seluruh, karena memang seluruhnya. Geek atau nerd mungkin paham semua penjahat-penjahatnya. Nah, Batman kemudian berusaha untuk mengalahkan seluruh penjahat itu. Sekali lagi, namanya sudah sifat ya, Batman tetap egois. Merasa tidak membutuhkan siapa-siapa. Bahkan teman-temannya sudah berusaha membantu. Ujungnya, malah disuruh pergi jauh-jauh. Batman galau. Iya, Batman sering galau kerjaannya.

Akhir ceritanya bagaimana? Apa Joker akhirnya diakui hubungannya oleh Batman? Apakah Batman tetap punya anak, yaitu si Dick? Silakan tonton sendiri, terlalu banyak spoiler di sini.
The Lego Batman Movie ini salah satu tontonan hiburan yang menyenangkan. Beberapa bilang film ini menjadi film Batman yang akhirnya menjadi bagus kembali sejak triloginya Nolan. Hehehe. Banyak film yang dijadikan referensi dan diplesetkan di film ini. Sebagai penggemar Batman, saya sangat menikmatinya.
Oh ya, karena film ini tokoh-tokohnya Lego, maka salah satu penyelesaian masalahnya ya dengan cara menggunakan badan mereka yang bisa disusun itu. Kalau sudah nonton The Lego Movie, ya mirip-mirip seperti itu.
Batman di film ini benar-benar beda, berusaha jutek, tapi sebenarnya dia hanya kesepian. Saking kesepiannya, jadi egois. Sebenarnya Batman butuh teman dan hubungan dengan orang-orang, tapi dia sudah terbiasa sendiri jadi malah canggung dengan orang lain. Moral yang dapat diambil, jangan makin menjauhi orang yang sudah menolak kita. Contohlah Joker yang dengan gigih ingin diakui punya hubungan. Manusia kan makhluk sosial, se-ansosnya orang pasti dia sebenarnya merindukan sebuah relationship yang sehat juga.

Music Scorenya mirip dengan yang di trilogi Nolan, yang malah bikin kocak. Soundtrack-soundtracknya menarik banget. Saya suka lagu-lagunya dan pas dimainkan di tiap scenenya itu pas banget. Bisa cek di Spotify.

Jadi, Batman itu superhero paling mantap kan?
Just like Batman's password to enter the Batcave : Iron Man Sucks!! :p

Brigitta Yolanda P. P.

Brigitta Yolanda P. P.

Not so talkative, but I try to write all my talks. Need coffee everyday and crazy about 'senja'. -b.yolanda28@gmail.com-

Read More