/ entertainment

Coldplay: A Head Full of Dreams (Come True)

Nobody said it was easy It's such a shame for us to part
Nobody said it was easy
No one ever said it would be this hard
Oh, take me back to the start....

Lirik di atas seperti mewakili perasaan saya saat ini yang harus "berpisah" dengan euforia konser Coldplay di National Stadium, Singapura tanggal 1 April 2017 kemarin.
Yup, oh take me back to the start...

Coldplay itu termasuk band favorit saya sedari SD! atau SMP awal ya? SD sih.. Jaman masih ada MTV, terus lihat video clip In My Place dimana ada band kok muka vocalist nya aneh, dengan gigi kelinci tapi easy listening gitu. Maklum jaman SD masih naksirnya sama boyband seperti Westlife, A1, dan lain-lain. But heii, lagunya enak banget In My Place ini. Lihat videonya di bawah yes :

Saya jatuh cinta dan kenal band ini di album kedua mereka, bukan dari Parachutes. Terus-terus-terus, saya tetap mengikuti band ini dengan album-album lainnya yang kece-kece. Bahkan saya sampai mengenal gaya bernyanyi Giring Nidji di awal Nidji muncul mengikuti gaya khas bernyanyi Chris Martin yang suka goyang absurd itu. Terus ga terima hahaha.

Memasuki tahun 2016 akhir, saya dikasih info dari teman saya bahwa Coldplay akan melakukan tour di Asia dan untungnya saya diajak untuk nonton. Kemudian saya nekat mengiyakan karena itu berarti saya harus ke Singapura! Nah.. ada pergelutan suara hati nih. Tapi ya demi grup band favorit saya nekat bilang : OKE! Beli, terus masuk portal tiket yang macam rebutan tiket kereta api pas Lebaran, akhirnya saya dan teman-teman saya dapat 6 tiket di bagian tribun ujung atas dan itu pun mencar-mencar. Tapi tetaplah, hajar! Bahkan untuk pergi ke Singapura dan bagaimana akomodasinya pun butuh perjuangan. Cerita tentang perjalanan saya, akan saya ceritakan di blog selanjutnya ya.. heheh. Blog ini saya persembahkan khusus Coldplay.

To be honest, musik Coldplay saat ini saya rasa sudah berbeda dibandingkan dengan Coldplay yang membuat saya jatuh cinta. Terakhir yang masih berasa banget itu mungkin album Viva La Vida or Death and All His Friends, dimana Viva La Vida menangin Song of the Year Grammy Awards. Itu Grammy Coldplay yang terakhir. Semakin ke sini, well Chris Martin mungkin mengikuti jenis pasar musik ya. Ada yang bilang juga untunglah Chris Martin ini merupakan pencipta musik dan penyair yang bisa menulis lirik yang indah, jadi musik kekinian tapi ada nilai tersendirinya. Jujurnya lagi, saya pernah post di Path kalau saya merindukan Coldplay yang dahulu dibanding dengan lagu yang sekarang. Apalagi yang Something Just Like This. Jauh beda, tapi liriknya... :'')

Tapi memang tidak bisa dipungkiri seberubah musik mereka, konsep turnya WAHHHH banget. Bersyukur banget bisa merasakan sendiri suara Chris Martin, dentuman drum Will Champion, lihat Chris Martin main piano. That was Amazing!!!!

1491045286773

Ini penampakan stadion dari tempat saya duduk. Jauh yes! (mbak, itu tangan gede amat. wk)

And luckily, saya berhasil menangkap video lagu pembukanya. Bisa dilihat di bawah ini :

Mohon maaf ada suara teriak-teriak saya. Heboh sih suaranya. Terus shaky gitu :>

Gila ya, enerjik banget Chris Martin-nya. Colorful concept! Super niat (ya iyalah). Mereka benar-benar menyuguhkan pertunjukkan yang oke berat, seberat badan saya.

Setlist-nya dibawa maju mundur, jadi ada lagu baru kemudian diteruskan dengan Yellow. Kemudian maju lagi dengan The Scientist, Paradise, Princess of China (ada Rihanna loh serius, di layar), Clocks, Speed of Sound.. Terus mundur bolak balik, bikin nostalgia, sing along. Lagu Viva La Vida akhirnya bisa ngerasain Will Champion gebuk-gebuk drumnya itu sambil auwowowoo... Super keren. superrrr. Idenya yang keren lagi itu tiap pengunjung dipinjemin xyloband (wristband) yang bisa nyala mengikuti hentakan lagunya. Udah ga paham lagi itu wristband gimana cara bikinnya ya. Bikin permainan lampu makin gila!

20170401_201556

Saya ga menghitung total berapa lagu yang mereka bawakan karena terlalu terpukau dengan lampu-lampunya. Terus mereka juga memunculkan bola (atau balon) besar berwarna-warni dilepas gitu aja. Seneng banget lihatnya :(

Kemudian sempat ada jeda, saya lupa sih setelah lagu apa. Tapi saya bilang ke temen saya : "Gw cuma ngarepin mereka mainin lagu In My Place aja. Please. Gw nunggu itu. Kok kayaknya gw pesimis ya bakal dibawain"
Terus tiba-tiba ada ngomong-ngomong kalau mereka bawa tamu spesial siapa gitu, sambil keempatnya jalan keluar main stage ke panggung kecil lainnya (yang ternyata ada dan semakin jauh dari pandangan saya). Check-check sebentar, histeris.......

Kemudian main dong intronya In My Place. Nangis.
Kayaknya sederetan bangku cuma saya aja yang histeris. Lagu ini penggemarnya tidak sebanyak Fix You atau Hymn for the Weekend. Tapi In My Place pun menang di Grammy Awards juga.

Saya hanya merekam sedikit In My Place karena terpukau dengan permainannya. Bisanya bengong sambil ikut nyanyi. Mereka tidak mainkan dengan full band atau dengan efek yang luar biasa. Tapi rasanya personal aja. Kata temen saya : "Tuh Chris Martin-nya nyanyi sambil ngadep ke lu."
Lah, gue jadi baper. hahahaha halu banget!

Chris Martin juga sempat mengucapkan negara Indonesia :'')
dan sempat juga ngarang lagu tentang Singapore. Super gemasss!!!

Karena saya bingung mau diapakan fotonya, maka saya upload saja semua ya di slideshow bawah. Walau mirip-mirip gambarnya :'')

Karismatik. Lampunya, soundnya, performance mereka. Guy Berryman migosh kenapa ga tua-tua itu dia ya mukanya. Intinya saya puas menonton mereka dan bersyukur bisa melihat mereka secara langsung. Akhirnya bisa menonton mereka dengan jerih payah sendiri. Foto-foto saya mungkin tidak sebagus dengan teman-teman lainnya yang mendapatkan spot lebih dekat dan nyaman, but, yes one of my dream came true!

as you know, this AHFODTour mendapatkan award dari iHeartRadio Music Awards untuk kategori Best Tour 2017! SO COOL huh?

..and last... the concert squad!

1491064889092
1491064902698

Lirik penutup yang cocok untuk konser Coldplay ini adalah :

Such a heavenly view......

You're such a heavenly view

iya bakal susah move on kayaknya sih..

Brigitta Yolanda P. P.

Brigitta Yolanda P. P.

Not so talkative, but I try to write all my talks. Need coffee everyday and crazy about 'senja'. -b.yolanda28@gmail.com-

Read More