/ life

Living a Happy Life

Honestly, I still don't know what topic should I write. About my love life? Or maybe activities to "fill in" my single life? Why not both.. hahaha

Yes, living a single life at my age sometimes really really hard. Jujur-jujuran lah ya, ketika bertemu dengan teman-teman yang sudah berkeluarga terkadang merasa gimana gitu. Enak ya ada yang nemenin, mau diskusi segala perkara ada yang mendengarkan. At least your partner will listen to you, atau mungkin pura-pura mendengar juga sebenarnya sudah terasa melegakan loh.

Selain itu perbincangan mengenai siapa jodohmu, lagi dekat dengan siapa, lagi naksir dengan siapa, itu selalu muncul di permukaan setiap bertemu dengan kawan-kawan dari TK sampai dengan kerja. Itu melulu. Tapi saya selalu bahagia jika mendengar kabar ada sahabat yang sudah merencanakan pernikahan atau ada yang dekat dengan seorang pria. Lucu saja, mendengarnya sangat menyenangkan, melihat mereka begitu excited dan menyebarkan aroma bunga-bunga bermekaran yang berasal dari hati mereka.

Lebih menggemaskan lagi, ketika sedang dapat jatah pergi dengan 3 pasang yang sudah menikah, kemudian saya ditanya dengan teman saya seperti ini :

masalah lu apaan sih, sampe sekarang ga punya pacar?

lah... apa ya?

Saya pernah gagal dalam suatu hubungan yang terjalin cukup lama. Alasannya beda prinsip. ehe. But, we're still friend, walaupun memang perpisahannya cukup bikin remuk badan dan hati berbulan-bulan. Sayangnya ga bikin kurus... :') Hello mantan, in case dirimu baca, ini saya singgung tentang kamu di blog saya! Selain itu juga sempat dekat dengan yang ini dan yang itu, yang berujung saya berpikir : untung gua ga jadian sama orang itu, aneh banget ternyata orangnya! Mungkin kejadian tersebut yang membuat saya semakin pelan dan semakin pilih-pilih mencari pendamping. Haha yakin masih bisa milih? Padahal yang dipilih ga ada juga. Walau berat, tapi saya masih menikmati dengan kehidupan sebagai seorang single inilah. Masih kok... he he.

Duka menjadi single itu kalau semua teman sudah habis dan punya kesibukannya masing-masing. Hobi saya yang utama baca, tidur, mendengarkan musik, menonton film. Ya kali kan tiap weekend itu-itu saja yang dilakuin. Doyan sih travelling, tapi kalau sendiri bingung, mau coba open trip ga berani ngeluarin duit (hehe). Maka saya perlu kesibukan baru dan kudu bermanfaat! Itulah enaknya menjadi single, bisa memutuskan sendiri mau melakukan kegiatan apa.

Mencari Kesibukan Baru

Saya tipe orang yang kurang persuasif, oleh karena itu saya mencari kegiatan organisasi. Karena kalau organisasi, kebanyakan kegiatannya itu terstruktur dan jadwalnya teratur dan pasti. Kemudian disaring lagi, organisasi apa ya, lembaga sosial politik udah tidak mungkinlah ya. Ikatan banker Indonesia kali ya? Aneh juga masa weekend ngomonginnya tentang kliring lagi. Yasudah akhirnya pilihan jatuh kepada kegiatan Gereja!

Saya awal terjun kegiatan gereja itu menjadi lektris di Gereja St. Yohanes Penginjil. Tidak tanggung-tanggung! Kegiatan yang bikin saya nampang. Ga ding, menjadi lektor ini dasarnya supaya saya berani tampil di depan, karena saya pemalu. Suer... Ternyata menjadi lektris di Blok B cukup menyita waktu, pertama kami harus latihan selama 6 bulan setiap Sabtu pagi. Nah kan, weekend ga bingung mau ke mana. Setelah itu, kemudian dapat jatah tugas minimal satu bulan sekali di hari Minggu atau Sabtu, serta tugas harian ibadat pagi kalau weekday. I really enjoy this activity. Saya belajar banyak, memahami Alkitab yang sulit dipahami. Saya belajar membaca yang baik juga. Ditambah, saya mendapatkan teman-teman baru lagi dan itu dari berbagai usia. How cool, huh? :'')

Walau belum pernah tugas di hari raya besar, me so happy to have this kind of experience. hehe

Seiring dengan waktu saya "dipaksa" masuk Tim IT Paroki. Tsah. Saya diplot ke kelompok Infrastruktur Paroki. Program kerjanya adalah pembuatan jaringan wi-fi di gedung. Saya sempat tahu elemen apa saja dan merk yang bagus untuk pemancar wifi. Butuh server yang harus menyala 24 jam, harus tahu tempat strategis untuk masang pemancarnya, dan sebagainya. Seru. Pernah waktu itu sedang menemani para lelaki memasang pemancar wifi di dalam gereja, naik-naik ke atap. Kemudian langit-langit gereja jebol karena terinjak salah satu teman. Ujungnya, saya yang telpon pengurus gedung untuk minta maaf. Maklum perempuan sendiri waktu itu dan katanya karena saya anak marketing jadi bisa silat lidah. hmmmm. cerdas memang team leadernya. Tapi sayang saat ini sedang vakum, mudah-mudahan akan bergerak lagi.

Peralatan yang waktu itu mau dipasang. Ini apa, saya juga lupa :))

Siapa bilang kegiatan gereja hanya melulu tentang berdoa kan?

Lektor sudah, kerjaan IT sudah, lalu ada tambahan lagi yaitu bagian dari Komsos Paroki. Ini saya bertugas jadi tukang foto setiap ada kegiatan gereja. Pas lah kalau ini. Daripada Nikon berumur 7 tahun yang masih ganteng itu nganggur di rumah kan. Lumayan, dapat konsumsi gratis kalau meliput acara :')
Sehubungan dengan tim dokumentasi, Natal 2017 ini saya ditugasi sebagai penanggung jawab Sie Dokumentasi. Cakep. Jadi Natal tahun ini saya di Jakarta. Yaaayy (yay lemes).

Tukang dokumentasi perlu difoto dan ada hasil-hasil dokumentasinya. uyea

Jadi selama saya berada di Jakarta dan mulai merasakan kehidupan single ini dengan sesungguhnya dan dipenuhi dengan kepusingan pekerjaan saat weekday, saya memiliki tempat bernaung. Kasarnya melarikan diri, tapi positif. Hopefully. Saya jadi sering mondar-mandir gereja sampai-sampai satpam di lingkungan gereja menyapa kamu duluan tiap kali melewati mereka.

semuanya ini membawa rasa sukacita. Saya bangga dengan kesibukan ini, walau terlihat cuma seiprit kan. Tapi kebanggaannya terjadi karena sejak dulu saya sangat jauh dengan kegiatan gereja. Sekarang saya enjoy. Masalah single, lupa semua kalau sedang berkutat dengan kegiatan-kegiatan ini. Mau dibilang saya mulai sibuk di kegiatan gereja supaya dapat jodoh, yaaa bisa saja sih. Hahaha

Tapi kalau kata seorang teman, segala sesuatu itu jangan terlalu dipaksakan. Biarkan mengalir saja seperti adanya, jalani yang kamu suka. Lebih baik ikhlas dengan semua keadaan. Ketika kamu ngoyo, mungkin saja malah keinginan yang sudah sangat membara malah tidak terjadi. Jadi, kalau naksir orang ya jangan berharap lebih jauh. Tapi tentu saja usaha itu harus diutamakan dan berdoa juga. Kedekatan dengan Tuhan itu membawa damai dan sesungguhnya saya berada dengan kondisi saat ini karena kebaikan Tuhan. Tentu saja ya! Khawatir? Sedikit, tapi tetap yakin saja :D

Well, begitulah. Jadi nikmatilah masa single ini ya jee! Oke sip. Fokus dengan pekerjaan dan berlarilah ke kegiatan yang membawamu ke arah positif, dan membawa kebahagiaan tentunya. Once again, hopefully :')

Brigitta Yolanda P. P.

Brigitta Yolanda P. P.

Not so talkative, but I try to write all my talks. Need coffee everyday and crazy about 'senja'. -b.yolanda28@gmail.com-

Read More