/ movie

Movie [and also the soundtrack] Review : Beauty and The Beast

Sebenarnya saya berjanji tidak membuat review film yang sangat hyped, karena semua orang pasti akan nonton dan merasakan sendiri sensasi dari film-film itu. But I'm gonna break a promise now! Here it is my review about Beauty and The Beast.

Honestly, I've never watched the original movie! Gyahahaha. Belle termasuk salah satu princess yang saya tidak tahu jalan ceritanya, yang saya tahu cuma satu yaitu The Beast ini dikutuk penyihir karena dia sombong banget jadi pangeran. Sok ganteng dan sok kaya. Udah. Itu aja. Oh ya, dan lagu Beauuutyyy aaannd the Beassstt.. Iya itu aja yang nyangkut di kepala saya.

Jadi dengan membawa ekspektasi yang biasa saja ke dalam bioskop untuk menonton film ini, malahan saya dibuat terpukau dengannya. Mengapa saya menurunkan ekspektasi saya? Karena saya kurang suka dengan film adaptasi Cinderella, padahal saya semacam sudah nonton kartun asli Cinderella lebih dari 10 kali. Tak disangka-sangka ternyata saya kagum dengan cerita, lagu-lagu, akting, dan visual efek di film Beauty and The Beast ini. Ini trailer filmnya yang ada lagu Beauty and The Beast versi Ariana Grande dan John Legend.

Bagus kan? Jangan tertipu, karena aransemen versi Ariana Grande dan John Legend macam diiringi organ tunggal sih kata netizen. Ternyata aransemen musiknya tidak klasik. Semacam menyedihkan dengernya. Bocoran pertama, versi Ariana ini untungnya tidak ada di sepanjang film :D
Jangan sedih, karena film ini mengeluarkan dua lagu baru, klasik yang akan saya tuliskan di paragraf lain.

Mari masuk ke film. Film ini ternyata film musikal, dengan banyak menyanyi, paduan suara, koreografi. Kalau tidak suka musikal, yaudah bobok aja. Gaes, saya SUKA dengan musikal. Contoh Les Miserables, saya konsisten mendengarkan lagu-lagunya hingga sekarang. Terakhir ada La La Land. Oh kalau yang satu itu karena jalan ceritanya yang php sih. Emma Watson tak disangka mengeluarkan suara yang indah. Cantik, pintar, menawan, dan ternyata suaranya oke punya. Kurang apa sih doi? Kezel ya.. Emma Watson as Belle kalau kata orang-orang itu perfect. Sempurnah. Ditambah ternyata ya saya baru tahu Belle itu kutu buku, jadi cocok kan Hermione Granger bawa-bawa buku. Emma Watson cantika beautifula benar. Cocok memang dengan kata-kata : tidak heran dia dinamai Belle.

Film musikal, tentunya banyak bernyanyi. Tak disangka yang kedua adalah Luke Evans sebagai Gaston! Luke Evans yang pernah main di The Hobbit Trilogy sebagai Bard the Bowman, manusia yang bunuh Smaug, ternyata punya suara yang cakep. Pesona Gaston di film ini benar-benar bikin wanita bisa mabuk kepayang sih. Luke Evans juga apik dengan aktingnya. Bersanding dengan Josh Gard, mereka menyajikan scene menari dan menyanyi Gaston yang rapi dan menyenangkan mata.

Kemudian masuk di bagian Beast! Nama pangerannya siapa ya sebenarnya? hahaha. Beast di film ini agak serem ya, kalau yang di kartun masih kayak beruang gemas kan. Masih ga nakutin ya kalau untuk peluk-peluk. wk.
Tapi di film 2017 ini benar-benar Beast, gede, horor...

Nah, saya baru tau nih kalau Belle adalah kutu buku. Ternyata Belle dan Beast jatuh cinta karena memiliki hobi yang sama. Belle yang udah berulang kali membaca buku yang sama di perpustakaan desa, kemudian tetiba bisa ke perpustakaan pangeran yang buku-bukunya segunung tentu saja langsung ada ketertarikan dari Belle ke pangeran, begitu pun sebaliknya Beast juga jadi seneng karena punya temen ngobrol yang nyambung. Mereka bercerita tentang kesukaan, tentang cerita dalam buku, lama-lama ya munculah percikan-percikan dan letupan asmara. Cie banget. Jatuh cinta karena hobi yang sama, yaitu membaca. Sederhana tapi manis.

Sudah tau ya jalan ceritanya, ada konflik, Belle pun harus meninggalkan istana pangeran, padahal ceritanya udah klik nih satu sama lain. Kemudian salah satu new original song pun dinyanyikan oleh Dan Stevens. Judulnya Evermore. 2 minggu sebelum film ini rilis, saya sudah mendengarkan lagu Evermore ini berulang kali karena Josh Groban nyanyi lagu ini jugaaaa... :'''(
Bagus banget.
banget
banget....
Bagus....

oke berlebihan.

Ini sebenarnya karena saya fans berat Josh Groban. Terakhir dia mengeluarkan lagu baru itu Natal 2016 dan itu pun hanya satu lagu. Josh sendiri sekarang lagi fokus dengan broadway, jadi belum ngeluarin album baru lagi. Nah ini Josh Groban jadi pengisi suara di soundtrack film!!! :'''( seneng banget sih.

Versi Dan Stevens juga bagus, walaupun posisi suaranya ketika jadi Beast jadi agak berat (menurut pendapat saya). Tapi lirik lagu ini pas banget dengan scenenya, perasaan Beast seperti benar-benar tertumpah di lagu ini.

Pokoknya mereka happily ever after. Udah kepanjangan nulisnya.

Film ini manis dengan porsi yang pas, visual efek yang cantik terutama saat lagu Be Our Guest, dimana perkakas rumah tangga bernyanyi. Suara Ewan McGregor tidak usah dipungkiri ya, adem. Koreografinya juga apik dan rapi. Pemenang dari film ini Luke Evans, yang berhasil merebut hati. Kemudian lagu-lagu yang sudah kita kenal selama ini membuat nostalgia penonton dan membawa ke dunia imajinasi yang baru. A whole new world ~

eh salah film.

Berikut preview original song yang kedua, dinyanyikan oleh Celine Dion. How Does a Moment Last Forever. Ini juga menyentuh liriknya dan lagunya :'')

Kesimpulan, Beauty and The Beast adalah film yang menghibur dengan musikalitasnya. Mungkin Cinderella kurang menarik bagi saya karena Cinderella -nya yang terlalu amazing pinggangnya itu. Sedangkan Belle di sini sederhana dengan make-up yang tidak berlebihan.

Cukup manis untuk ditonton dan dinikmati dengan sahabat atau kekasih :)

Brigitta Yolanda P. P.

Brigitta Yolanda P. P.

Not so talkative, but I try to write all my talks. Need coffee everyday and crazy about 'senja'. -b.yolanda28@gmail.com-

Read More