/ movie

A rat-tat-tat on My Heart

Menonton film adalah hobi utama sejak pakai baju putih biru. Tapi postingan ini bukan ingin membicarakan kegiatan menontonnya.
Ingin membicarakan tentang film yang baru saja mendapatkan 14 nominasi Oscar 2017, sama seperti Titanic.

So, La La Land. Bukan, bukan tentang Dunia Lala-nya Ibu Bidadari. Bercerita tentang manusia yang memiliki mimpi dan ambisi. Seorang musisi jazz bernama Sebastian yang sangat mencintai musik jazz dan menyesalkan musik jazz kekinian yang sering didengar saat ini. Sebastian rela menikmati kopinya di pagi hari di sebuah tempat dekat dengan bekas club jazz yang sudah dijadikan club samba, padahal lokasinya cukup jauh dari rumahnya. Hanya untuk melihat lokasi bersejarah itu dia rela menghabiskan bensin, padahal sumber dana untuk membeli bahan bakar pun tidak jelas.
Seorang lagi ada Mia, dengan mimpinya yang begitu besar menjadi seorang aktris ia rela bekerja di cafe sebuah studio besar supaya setiap hari bisa merasakan dunia akting di sekelilingnya, melihat aktris favorit kesana kemari. Terlihat kan, bagaimana mereka saling mencintai apa passion mereka masing-masing. Pernah ga melakukan something stupid hanya untuk merasa lebih dekat dengan apa yang disukai? ;D

Keduanya bertemu secara tidak sengaja, jatuh cinta, kencan, bernyanyi bersama, susah bersama, damn I know this love story will end happily. Selama film berlangsung saya menunggu momen, kapan masalah besar akan muncul. Karena sepanjang film hingga pertengahan lebih film ini sangat indah, bahkan ketika mereka berdua tidak sependapat pun saya masih merasakan "hal-hal gemas ketika berpacaran". Lah ya padahal sudah lama ya saya tidak pacaran haha. Ternyata oh ternyata klimaks besar di belakang. Mana yang lebih indah, mimpi dan ambisi yang menjadi nyata atau bersama dengan seseorang yang kamu cintai? Mungkin memang manusia tidak boleh serakah ya, kebahagiaan tidak didapatkan seluruhnya ;)

Dengan score yang memanjakan telinga dan sinematografi yang rapi film ini membuat penonton larut dan bahkan ingin ikutan loncat-loncat dan nari. Chemistry Ryan Gosling dan Emma Stone membuat para insan manusia single ingin menggandeng pacar orang yang duduk di sebelahnya pas nonton. Ada John Legend di film ini dan sebenarnya lagunya doi sengaja dibikin kurang bagus dibandingkan dengan lagu-lagu lainnya (ha!).
Film ini membuat penonton ingin merasakan jatuh cinta berkali-kali, sekaligus patah hati, kemudian jatuh cinta kembali, kemudian kalau lihat kembali yang membuat jatuh cinta merasakan patah hati lagi. Begitu seterusnya.
Bikin hati berasa ada yang tap dance...

Sebastian: I'm always gonna love you.
Mia: I'm always gonna love you, too.

Brigitta Yolanda P. P.

Brigitta Yolanda P. P.

Not so talkative, but I try to write all my talks. Need coffee everyday and crazy about 'senja'. -b.yolanda28@gmail.com-

Read More