/ life

Tentang Geodesi dan Kerabat Lainnya, lagi...

"Teknik Geodesi itu apa sih? Saya pernah lihat tuh pas ibadat pagi di Kota Baru pakai jaket mahasiswa, tulisan di belakangnya gede-gede TEKNIK GEODESI," begitu ujar seorang frater (calon pastur) ketika saya mengobrol mengenai jurusan kuliah yang saya ambil saat di Yogyakarta.

Sebelumnya, siapa pun itu adek kelas saya (atau bukan) yang gereja pagi-pagi dan memakai jaket tulisan Teknik Geodesi, saya cuma mau bilang : LUAR BIASA loh ke gereja misa pagi. Mantap. Tepuk tangan ini saya sekarang..
Saya kuliah biasa bangun 5 menit sebelum kelas dimulai :))

Sebelumnya, yang kedua ya haha, mon maap ini kalau ilmu yang diceritakan kurang mendalam dan banyak lupanya. Berhubung sekarang saya bankir yang tidak kikir (?), jadi lupa. Teman-teman saya lainnya pasti lebih banyak yang ahli.

Well, kata-kata di kalimat awal postingan ini yang sering saya dapatkan ketika saya menjawab pertanyaan "ambil jurusan apa kuliahnya?" Untuk tahu apa itu teknik geodesi, secara umum, bagi orang awam, bisa dibaca dari postingan saya sebelumnya. Intinya sih, geodesi itu pemetaan bumi. Bagaimana cara memetakannya tentu bermacam caranya. Nah berikut ini ada sedikit lagi cabang ilmu lain dari Geodesi yang saya pelajari saat kuliah.

GNSS

atau Global Navigation Satellite System. Ini pelajaran yang paling tidak saya kuasai, to be honest. Paling ga nyangkut di otak sampai sekarang karena hitungannya yang rumit dan peralatannya yang rumit juga. Jadi ini pelajaran tentang menentukan posisi di bumi dengan bantuan satelit yang berada di luar angkasa. Pernah menggunakan GPS dong pastinya? Handphone jaman sekarang sudah terdapat GPS (Global Positioning System) yang merupakan sistem navigasi yang awalnya dibangun oleh Dephan Amerika. GPS itu termasuk jenis dari GNSS. Jenis lainnya adalah GLONASS yang merupakan milik Rusia.
Bagaimana sistemnya? Nyerah, daripada salah-salah lebih baik silakan cari sendiri di babang Google mengenai cabang ilmu ini. Untuk mengerti GNSS ini, kami juga sempat belajar mata kuliah Geodesi Satelit. Isi pelajarannya juga rumit. hahah. Oh ya dulu Teknik Geodesi UGM sudah sering mengadakan seminar nasional tentang GNSS ini, tapi berhubung saya seringnya diminta jadi tukang foto ya malahan saya tidak mendengarkan isi seminarnya. Jadi, silakan cari tahu sendiri ya hehehe.
sedikit gambar tentang sistem GNSS ini gambar lagi survei megangin receiver. metode yang dipegangin begini apa ya namanya (emoji mikir)

Survei Hidrografi

Jadi pemetaan itu bisa dilakukan di atas tanah, melalui udara, dan luar angkasa pun membantu untuk memetakan bumi. Ada yang belum disebutkan yaitu pemetaan dalam air, laut. Nah alat sederhananya itu namanya echosounder, biasa digunakan juga untuk pencari ikan bagi nelayan-nelayan. Kalau pernah tahu ada berita tentang salah satu paslon Pilkada DKI yang ngomongin bantuan GPS untuk nelayan-nelayan ya sebenarnya tidak salah sih, karena echousounder memang ada yang dilengkapi dengan GPS. Kebetulan waktu itu saya pernah diberitahu kembali oleh dosen saya melalui twitter (accountnya nih gaes @dediatunggal), haha malu banget. Tapi beliau maklum (tapi tetep maluk). Sama seperti GNSS, untuk bidang ilmu hidrografi ini saya agak payah. Kalau fotogrametri kan harus menyusun jalur terbangnya, kalau hidrografi ini bagaimana ya, saya juga lupa (you are not really helping, Je!). Pastinya cabang ilmu ini sangat diminati oleh orang-orang (kecuali saya), karena sangat berguna untuk pekerjaan di bidang offshore. Pria-pria geodesi kebanyakan sangat berminat di GNSS dan hidrografi, dengan harapan bisa nyangkut di perusahaan-perusahaan besar perminyakan. begitu gaes.
Nah ini foto teman-teman saya waktu praktikum survei hidrografi, lokasi di Waduk Sermo, Kulon Progo. Kami muter-muter waduk untuk mencari data. Temen saya ada yang pegang GPS Handheld digunakan untuk tracking sederhana. Anak pecinta alam harusnya paham nih biar tidak hilang di hutan.

Sistem Informasi Geografis (SIG)

Menurut wikipedia, SIG adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Google Maps termasuk di dalam bidang ilmu SIG. Jadi kita sudah memiliki data-data hasil survei, kemudian dimasukkan ke dalam komputer, diolah, dan menjadi informasi spasial yang berguna bagi masyarakat. Itulah SIG.
Saya paling minat di bidang ini, makanya skripsi saya mengerjakan proyek di bidang SIG berbasis internet. Akan tetapi pas pelajaran SIG-NET itu saya tidak ingat sama sekali responsi apa, bahkan saya sempat diskusi dua hari yang lalu dengan adik kelas yang mengambil mata kuliah yang sama tapi saya tetap tidak ingat. so sad.

Untuk membuat data-data spasial menjadi sebuah informasi spasial harus melewati dan mengerti beberapa hal. Seperti sistem transformasi koordinat, datum geodetik yang sesuai agar luas, koordinat yang ada di peta tersebut tidak salah. Kemudian ada ilmu pendukung untuk mempermudah pembuatan informasi spasial ini dengan belajar basis data ya karena berhubungan dengan data-data yang sangat banyak. Karena data spasial itu terdiri dari titik-titik koordinat di bumi, kemudian titik-titik itu akan bisa menjadi sebuah luasan kan. Terus jika mau menampilkan petanya di internet tentu harus mengerti bahasa pemrograman supaya bisa menampilkan peta yang interaktif. Contoh peta interaktif milik KOMINFO bisa klik di sini.
kalau ini software SIG yang paling kece dan sering digunakan. ada bahasa pemrograman Phyton kalau ga salah ya di sini. Kalau ini software berbayar nih. crack2annya agak susah (wahaha)

nah, kalau ini Quantum GIS, open source kak! download, install2, langsung bisa dipakai. Kalau yang makin pintar juga bisa nambah plug-in di sini nih. Salah satu teman saya membuat plug-in untuk Quantum GIS loh skripsinya. ntabs

Nah begitulah kurang lebih mengenai Geodesi. Hahaha 1000 kata tetapi infonya kurang dalem ya. Tidak mengapalah, minimal orang-orang sedikit paham tentang Teknik Geodesi. Diharapkan kalau orang-orang melihat peta sekarang tidak hanya mikir itu ilmu geografi saja loh, ada ilmu geodesi di dalam peta. OK OC? :))

Jadi ketika mendengar kata Geodesi, masyarakat tidak berkata :"Apa itu?"

Foto waktu saya wisuda. whoever took this photo, just wanna say thank you because it's so good :'')

bonus, foto dosen pas Syawalan 2016 at Taman Mini, Jakarta, luckily I met them last year and took this photo :')

"So, I'm following the map that leads to you. The map that leads to you -" Adam Levine (you sing, you lose)

Brigitta Yolanda P. P.

Brigitta Yolanda P. P.

Not so talkative, but I try to write all my talks. Need coffee everyday and crazy about 'senja'. -b.yolanda28@gmail.com-

Read More