/ entertainment

The Very Short Trip - Day 0 and 1

Selalu ada kesenangan tersendiri atau excitement yang berbeda ketika merasakan hal-hal untuk pertama kali. Mungkin pertama kali masuk sekolah, atau kuliah. Pertama kali interview kerja, pertama kali masuk kerja. Pertama kali kencan dengan seseorang yang diidamkan sejak lama....
or maybe your first kiss. eaaa ~~~
Kebayang kan rasanya? Deg-degannya.. bikin senyum-senyum sendiri, atau bikin keringet dingin. Campur aduk.

Saya akan bercerita tentang pengalaman pertama mencoba negara lain. elahhh umur berapa yak saya, kok baru sekali ini merasakan ke luar negeri? hahaha, biarlah saya berkata jujur karena jujur itu baik demi kebenaran. Postingan ini mungkin berlawanan dengan para travel blogger ya, karena penuh dengan......ya sila dibaca :D

Persiapan

Mari flashback ke November 2016, di mana saya dan teman-teman saya berjuang mencari tiket konser Coldplay di Anomali Coffee Senopati. Pukul 10 arena pertarungan pembelian tiket pun dimulai, kami teriak-teriak karena untuk masuk ke dalam websitenya saja ada virtual waiting room. Hahahah canggih amat sik dunia jaman sekarang yak! Sekitar jam 11 pun akhirnya kami dapat 6 tiket, mencar-mencar dapat di tribun paling atas dan harga paling murah. Keputusan : HAJAR!

Setelah itu, teman-teman yang lain mulai mencari tiket pesawat, PP dengan Malaysia Airlines, dapat harga murce. Fakir tiket pesawat murah. Saya? Paspor saja tidak pernah terpakai seumur hidup sampai expired. Mau ga mau ya harus urus ulang dari awal. Hingga akhir tahun 2016 saya sok sibuk belum urus paspor dengan alasan susah cuti :))
Sempat sih sekitar bulan Januari awal saya ambil cuti, sudah dapat nomor antrian untuk urus paspornya tapi ternyata saya harus kembali ke kantor karena ada survei ke tempat nasabah. Yasudahlah, harga tiket pun semakin mahal.

Akhirnya tanggal 13 Maret 2017 (inget banget ye) saya cutik. Urus-urus dari jam 6 pagi sampai 11 siang. Sampai-sampai tukeran nomor handphone dengan petugas imigrasi (he even added my Path account!), akhirnya 3 hari kemudian buku garuda hijau sudah di tangan. Langsung cari-cari tiket dan bertanya ke teman saya penerbangan murah enaknya naik apa ya.. Disarankan saya terbang ke Malaysia dulu, lalu lanjut penerbangan ke Singapura. Macam naik bis pak! Saya juga tidak ambil cuti karena bos habis resign jadi tidak mungkin meninggalkan pekerjaan. Mau ga mau tanggal 1 April berangkat, tanggal 2 April pulang. Dengan kondisi sebelum jam 3 saya sudah harus berada di sekitaran penginapan. Matik.

Setelah diskusi panjang dan dibantu dengan https://www.skyscanner.co.id/ saya menemukan penerbangan direct untuk hari Sabtu dengan Tiger Air (harga Rp 1,5juta, itu pun diskon. wk) pukul 09.45 sampainya 12.35. Ga berani pake transit2. Takut sampai sana Chris Martin-nya malah udah bobok. Untuk pulang, saya mendapatkan saran untuk terbang ke Pekanbaru (!) kemudian dilanjutkan ke Jakarta. Jadi saya pulang terbang dengan Jet Star ke Pekanbaru (pkl. 16.35), dilanjutkan Citilink ke Jakarta (sampai 22.30). Total tiket pulang = Rp 1,4juta lebih).

Total tiket PP : Rp 2,9 juta what a waste yaw :))

1 April 2017

Ternyata tanggal 31 Maret 2017 saya malah mendapatkan "tamu" bulanan. Agak sedi sih. Jujur sebagai perempuan agak repot untuk bepergian dengan membawa si tamu ini. Pas tanggal 1 itu makin parah pula. hahaaha. Kemudian saya dibantu teman saya lagi-lagi Ibu Bella Situmorang yang menginfokan untuk naik MRT sesampainya saya di Changi. Lebih hebatnya lagi, saya ditelpon oleh Ibu Bos saya yang sudah resign itu, Andina, mengenai cara naik MRT di Singapura. Disuruh beli tiket EZ Link. oke catet.

Penerbangan dengan Tiger Air awalnya berjalan dengan aman nyaman tentram, walaupun saya meninggalkan tanah Tangerang jam 10.30 karena mengantri di landasannya. I even took a beautiful pict during my flight :
Tapi habis itu pesawatnya harus muter ke Batam sekali padahal udah ada di atas Changi karena cuaca buruk. Jadi saya mengalami turbulensi 2 kali selama perjalanan. Gini amat. Mana sendiri...

Jam 14.00 saya pun baru sampai Changi, macam anak hilang sendiri deg-degan di negara orang. Terus butuh internet, panik kok whatsapp ga ke-sent padahal udah aktifin roaming, eh ternyata paket datanya belum dinyalain! GUOO...
Terima kasih kepada Indosat Ooredoo yang pengaktifannya gampang!
Stay cool dan mencari petunjuk stasiun MRT sambil narik-narik koper. Sendiri. Deg-degan banget. Norak. Untung terminal 2 itu dekat dengan stasiunnya, turun langsung ketemu. Langsung dapat antrian pembelian EZ Link. Beli kartu harganya $10.

Saya langsung menuju hostel, yaitu Ark Hostel. Dekat dengan National Stadium, tempat konsernya.

Enaknya lagi ternyata lokasinya juga sejalur jika dari Changi, melalui East West Line. Google Maps sangat membantu. Bisa pelajari sendiri, sebagai awam.

Sampai di hostel jam 15.15, satu kamar isi 8 orang, seperti barak tentara. Kamar mandi di luar, bersih. Too bad I didn't take any picture. Tujuan utama selanjutnya : kamar mandi (hehe). Sampai hostel masih ada teman saya yang menunggu, karena dia tepar, sedangkan kawan lain sudah ada yang ke Bugis untuk jalan-jalan. terus HUJAN! Ga jodoh apa gimana ya..kayak aku dan kamu (apaan). Akhirnya karena lapar darurat saya dan teman saya makan seadanya di rumah makan daerah sekitar sajalah, Chinese Food, ini penampakannya :
ketiga makanan di atas habis oleh kami berdua, well, kenyang bego. Total habis $10,5/orang

Karena hujan, saya malas ke mana-mana lagi, dan juga sudah jam 17.00. Jadi numpang tidur aja. Akhirnya siap-siap nonton di stadion yang super dingin. Canggih..! Enak banget ini stadion.

Kemudian terbuai dengan Coldplay, baca blog sebelumnya ya.hehe

Setelah pulang saya dan bella, dan ratri pergi ke Mustafa Center yang buka 24 jam. Lokasinya ga tau persis di mana, karena naik Uber kemarin dan ngikut aja. Beli-beli ini itu, nyari koyo titipan eyang juga ga dapet, tapi lumayan dapet coklat. hahaha. Sudah malem dan saya ga pinter belanja yaudah belanja seadanyaaa....

ini daerah tempat nginep kami, agak jauh dari pusat kota. teman saya bilang memang ini daerah red district. katanya hehe

Setelah belanja kami mampir makan sebentar di sebrang jalan. Pukul 00.30 kami pun makan bihun goreng, cheese prata kari, dan milo dinosaur. Ga tau apa yang ada di otak waktu itu ya.. tapi berat banget makannya.

Total uber dan grab dan makan itu adalah $15/orang. Untuk belanja ya tergantung belanjaan kan ya..

Demikian cerita persiapan dan perjalanan pertama saya. Hari kedua, menyusul di postingan berikutnya....

Sebagai bonus, saya posting lagi foto konser Coldplay :))

Note : Maafkan headernya ga jelas.. :p

Brigitta Yolanda P. P.

Brigitta Yolanda P. P.

Not so talkative, but I try to write all my talks. Need coffee everyday and crazy about 'senja'. -b.yolanda28@gmail.com-

Read More